KONFIGURASI FIREWALL FILTER MIKROTIK

 Penulis : Kirei Jevinne Abigael


KONFIGURASI FIREWALL FILTER MIKROTIK


    Sub Topik :

  1. Konsep Firewall
  2. Jenis - jenis Chain Firewall
  3. Konfigurasi Firewall Filter Mode Input pada Mikrotik 
  4. Konfigurasi Firewall Filter Mode Output pada Mikrotik
  5. Konfigurasi Firewall Filter Mode Forward pada Mikrotik
1. KONSEP FIREWALL 
    Firewall adalah sistem keamanan yang melindungi komputer dari berbagai ancaman di jaringan internet. Dengan kata lain, fungsi Firewall adalah bekerja sebagai sekat atau tembok yang membatasi komputer dari jaringan internet ke komputer dan begitu pula sebaliknya.

2. JENIS - JENIS CHAIN FIREWALL
    1. Chain Forward : 
        Digunakan untuk memproses trafik paket data yang hanya melewati router. 
    2. Chain Input :
        Digunakan untuk memproses trafik paket data yang masuk kedalam router melalui interface yang ada di router dan memiliki tujuan IP Address berupa IP yang terdapat pada router.
    3. Chain Output : 
        Digunakan untuk memproses trafik paket data yang keluar dari router.
    4. Chain NAT :
        Memiliki fungsi untuk mengubah destination address pada sebuah paket data. biasa digunakan untuk membuat host dalam jaringan lokal dapat dari diakses dari luar jaringan dengan cara NAT akan mengganti alamat IP tujuan paket dengan alamat IP lokal.
    5. Srcnat 
        Memiliki fungsi untuk mengubah source address dari sebuah paket data. Sebagai contoh kasus fungsi chain ini banyak digunakan ketika kita melakukan akses website dari jaringan LAN.

6. TOPOLOGI 




7. KONFIGURASI FIREWALL FILTER MODE INPUT PADA MIKROTIK

   TOPOLOGI 1 

 Alat dan Bahan :  
        1. Routerboard Mikrotik 1 unit
        2. PC 1 unit
        3. Kabel UTP 1 unit
    
    Langkah :

1. Ubah Identity menjadi nama lengkap


2. Beri komentar untuk masing-masing Ethernet
    Ethernet 1 : INTERNET
    Ethernet 2 : LOCAL


3. Konfigurasi DHCP Client


4. Konfigurasi DNS 


5. Konfigurasi NAT


        

6. Konfigurasi IP Address pada Ether 2


7. Konfigurasi DHCP Server


8. Lakukan pengujian


9. Lakukan pengujian dari mikrotik > DHCP Server> Leases (Jika berhasil akan muncul IP)


10. Lakukan Pengujian di CMD


11. Konfigurasi NAT rule




12. Lakukan pengujian kembali



2. TOPOLOGI 2

Alat dan Bahan :
1. Routerboard 1 unit
2. Kabel UTP 1 unit
3. PC 1 unit

Langkah : 

1. Ubah Hostname/Identity


 2. Beri Komentar 
    Ethernet 2 : INTERNET
    Ethernet 2 : LOKAL


3. Konfigurasi DHCP Client


4. Konfigurasi DNS 


5. Konfigurasi NAT :


6. Konfigurasi Addresses list


7. Konfigurasi DHCP Server

8. Lakukan pengujian pada PC


9. Lakukan pengujian dari mikrotik > DHCP Server> Leases (Jika berhasil akan muncul IP)


10. Ping di New Terminal


11. Konfigurasi NAT Rule





12. Lakukan ping kembali 


TOPOLOGI 3

Alat dan Bahan : 
PC 1 unit
Kabel UTP 1 unit
Routerboard 1 unit

Langkah :

1. Isi Hostname/Identity secara lengkap 


2. Beri komentar untuk masing masing Ethernet
    Ethernet 3 : INTERNET
    Ethernet 4 : LOKAL


3. Konfigurasi DHCP Client


4. Konfigurasi DNS settings


5. Konfigurasi NAT




6. Konfigurasi Address List


7. Konfigurasi DHCP Server


8. Lakukan pengujian


9. Lakukan pengujian dari mikrotik > DHCP Server> Leases (Jika berhasil akan muncul IP)


10. Lakukan pengujian dengan example.com dan CMD


11. Konfigurasi NAT Rule





12. Lakukan pengujian kembali pada example.com dan CMD




Daftar Pusaka : 
1. Ariffud Muhammad, 2 September 2022, Firewall : Pengertian, Fungsi, Manfaat, Jenis, Karya Kerjanya!, https://www.niagahoster.co.id/blog/firewall-adalah/, diakses pada 4 September 2023, pada pukul 20.47
2. Ridho Fitra Palasa, 27 September 2018, Pengertian Chain Firewall Mikrotik, https://ridho274.wordpress.com/2018/09/27/pengertian-chain-firewall-mikrotik/, diakses pada 5 September 2023, pada pukul 18.40

Komentar

Postingan Populer